Berita AC MilanPendapat / OpinionTransfer dan Rumor

5 Kegagalan Transfer Pemain Yang Dilakukan AC Milan Dalam 10 Tahun Terakhir

Musim panas ini bisa menjadi penting untuk AC Milan . klub mempertahankan ambisi kembali ke puncak sepak bola Italia setelah tiga tahun berturut-turut gagal masuk kualifikasi Eropa, tapi untuk melakukannya, mereka akan perlu untuk memperkuat skuad.

Sayangnya, kebijakan transfer klub membiarkan mereka gagal pada sejumlah kesempatan dalam beberapa kali. Mereka sering tidak mau mengeluarkan uang besar untuk pemain yang punya nama besar dan juga telah gagal untuk mendapatkan pemain hebat dari sejumlah dana yang ditawarkan.

Berikut Laporan mengenai lima kegagalan transfer pemain yang dilakukan AC Milan 10 tahun terakhir.

  1. Alessandro Matri (£ 8.25 juta dari Juventus, 2013).
  2. Oguchi Onyewu (bebas transfer dari Standard Liege, 2009).
  3. Bakaye Traore (bebas transfer dari Nancy, 2012).
  4. Yoann Gourcuff (£ 3,38 juta dari Rennes, 2006).
  5. Francesco Acerbi (£ 3 juta dari Chievo, 2012).

► Taye Taiwo

Taye Taiwo bergabung dengan Milan dengan status bebas transfer pada musim panas 2011 dan diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk posisi pertahanan. Pemain Nigeria bergabung untuk mengisi kesenjangan bek kiri Milan, seperti Marek Jankulovski yang pada saar itu telah meninggalkan Milan dan Luca Antonini yang dianggap tidak memiliki kualitas bagus. Namun, dalam dua tahun bersama Rossoneri, ia membuat hanya delapan penampilan di semua kompetisi.

full-back yang kuat dan atletis, Taiwo menikmati enam musim yang solid dengan Marseille sebelum meninggalkan raksasa Prancis pada usia 26. Pada awalnya. ia tampak didatangkan dengan harga murah untuk Milan karena bebas transfer. Tapi untuk alasan yang tidak pernah dibuat jelas, ia tidak pernah membuktikan dirinya sebagai pemain bagus di tim utama Milan. Taiwo menghabiskan waktu pinjaman di Queens Park Rangers dan Dynamo Kiev sebelum meninggalkan Milan dengan cara yang sama ia datang: dengan status bebas transfer. Dia kini bermain untuk klub Finlandia HJK Helsinki. 


► Emerson

Emerson dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia selama bermain dengan Roma. Dalam empat musim dengan Giallorossi ia memenangkan satu Scudetto sebelum mengikuti pelatih Fabio Capello ke Juventus, pada tahun 2004, dan kemudian ke klub raksasa Spanyol Real Madrid, pada tahun 2006.

Namun, pada awal waktunya di Santiago Bernabeu, para fans meragukan kemampuan dirinya. Kemudian ia dijual ke Milan pada musim panas 2007 dengan harga £ 3,75 juta.

Pada saat itu, Emerson masih berusia 31 tahun dan mempertahankan reputasi yang sangat baik di Serie A karena penampilannya untuk Roma dan Juve. Rossoneri baru saja memenangkan Liga Champions, dan mendatangkan Emerson dipandang sebagai hal baik, gelandang berpengalaman untuk skuad, tapi dia tidak merebut kembali performa terbaiknya di San Siro.

masalah cedera dan persaingan sengit untuk tempat lini tengah dengan Andrea Pirlo, Gennaro Gattuso dan Massimo Ambrosini membuat pemain Brasil ini hanya 15 penampilan liga di musim pertamanya bersama Milan dan 12 pertandingan di yang musim kedua sebelum meninggalkan dengan persetujuan bersama pada tahun 2009. 


► Klaas-Jan Huntelaar

Klaas-Jan Huntelaar bergabung dengan Milan dari Real Madrid untuk biaya sebesar £ 11.250.000 pada bulan Agustus 2009 setelah gagal bertahan di Liga Spanyol. Striker Belanda mencetak delapan kali dalam 20 pertandingan untuk Los Blancos sebelum pindah ke Serie A dalam upaya untuk menghidupkan kembali karirnya.

Saat itu masih berusia 25 tahun, ia dianggap sebagai salah satu finishers yang paling bagus dalam sepak bola setelah berhasil produktif dengan Ajax, dengan mencetak 76 gol dalam 92 penampilan Eredivisie. Tapi dia tidak pernah putus harapan dengan Rossoneri setelah melakukan debutnya dalam kekalahan 4-0 kalah dari saingan kota Inter Milan di Derby della Madonnina.

Leonardo, pelatih kepala Milan pada saat itu, lebih suka pasangan Alexandre Pato dengan Marco Borriello. Huntelaar sering berada di bangku cadangan. Di semua kompetisi, ia membuat hanya 13 pertandingan, dengan lebih 15 penampilan pengganti, hanya mencetak tujuh gol dan mendapatkan penilaian 6.48 nilai rata-rata untuk menampilkan Serie A-nya dari WhoScored.com. Huntelaar meninggalkan Milan setelah hanya satu tahun, Hijrah ke Schalke pada tahun 2010. 


► Ronaldinho

Selama empat tahun, Ronaldinho melakukan kegemilangan untuk karirnya Antara 2003 dan 2007, playmaker Brasil gemilang bersama Barcelona.

Namun, pada saat ia didatangkan ke Milan pada tahun 2008, penurunan itu sudah dimulai.

Bersumber dari Daily Telegraph Matt Lawless, Rossoneri mengalahkan Manchester City untuk tanda tangan Ronaldinho, membawa dia dalam dengan biaya awal sebesar £ 19,8 juta. Tetapi faktanya Barcelona bersedia untuk menjual ikon karena sudah mulai redup kemampuannya.

Waktu Ronaldinho di San Siro mulai cukup meyakinkan, berhasil meraih kemenangan 1-0 atas rival Inter Milan. Tapi dia gagal membangun itu, mengakhiri musim pertamanya di Italia dengan hanya delapan gol atas namanya.

 

Tags

Related Articles